Tanpa Batas

Esai

Kekuasaan dan Sastra Islam

Religion is dogmatic. Politic is ideological. Reason must be logical. But literature has a privilege of being equivocal. ~Carlos Fuentes   Kelindan antara sastra dan religiositas bukan hal baru dalam sejarah umat manusia. Dalam banyak agama, sastra menjadi semacam medium dalam menyampaikan firman Tuhan; puisi bisa disebut sebagai tradisi yang paling panjang dalam menyertai banyak …

Kekuasaan dan Sastra Islam Read More »

Religiousitas Sastra dan Wacana Agamis: Dua Wajah Perempuan dalam Novel Berlatarkan Mesir

Dalam novelnya yang berjudul Perempuan di Titik Nol, Nawal El Sa’adawi menghadirkan tokoh perempuan Timur Tengah yang berhasil menantang tatanan masyarakat patriarki yang kejam. Lewat tokoh Firdaus, Nawal menyatakan keberpihakannya terhadap kaum perempuan Mesir yang terus mengalami diskriminasi. Secara paradoks, ia mengkritik marjinalisasi perempuan di tanah kelahirannya dengan membenturkan simbol-simbol agamis bertolak belakang dengan aspek …

Religiousitas Sastra dan Wacana Agamis: Dua Wajah Perempuan dalam Novel Berlatarkan Mesir Read More »

Jurnalis Perempuan, Sekadar ‘Pemanis’ Bikin Miris

Bisakah perempuan menjadi pucuk tertinggi dalam susunan redaksi sebuah media?  Bisakah perempuan tampil ‘apa adanya’ saat dirinya menjadi presenter, host atau news anchor di televisi? Mampukah perempuan menuliskan deep journalism secanggih laki-laki dengan kekuatan nalar dan pengetahuannya, sementara stigmasi perempuan dinilai sebagai manusia yang ‘apa-apa pakai hati dan perasaan’? Pertanyaan-pertanyaan di atas sebetulnya bukanlah pertanyaan …

Jurnalis Perempuan, Sekadar ‘Pemanis’ Bikin Miris Read More »

Sastra sebagai Kesadaran Kolektif Kultural

Setiap genre sastra selalu hadir sebagai sebuah sistem lambang budaya yang merupakan hasil kegiatan intelektual sastrawan dalam memberi respon berbagai fenomena yang hadir di sekelilingnya. Jadilah teks sastra sebagai sebuah fakta kemanusiaan, fakta kejiwaan dan fakta kesadaran kolektif sosiokultural. Di dalam sebuah teks sastra terpancar pemikiran, kehidupan, budaya, dan tradisi yang hidup dalam masyarakat. Sastra …

Sastra sebagai Kesadaran Kolektif Kultural Read More »

Penyair Merayakan Proses

Mengingat seorang penyair adalah mengingat proses yang telah ia lakukan. Ternyata, seorang penyair memang sosok yang gemar merayakan perubahan. Ya, penyair tidak dapat dibatasi. Penyair terkadang tidak puas dengan pencapaiannya. Bila dalam proses terasa kemandegan, ia akan langsung berpaling mencari sesuatu yang lain. Dalam bahasa Nirwan Dewanto, penyair akan selalu berusaha memperbaiki mediumnya sendiri. Dan …

Penyair Merayakan Proses Read More »

Perihal Kritik Sastra

Landasan utama kritik sastra adalah kejujuran dan sikap mengesampingkan terlebih dahulu siapa seorang penulis ketika membaca sebuah karya, bukan sebaliknya, di mana simpulan-simpulan dan argumentasi-argumentasi tulisan kritik sastra akan disemangati oleh kehendak dan upaya untuk membaca karya itu sendiri, bukan untuk memunculkan atau pun menyerang “figur” atau pun “nama diri” seorang penulis atau pun pengarang. …

Perihal Kritik Sastra Read More »