Tanpa Batas

Puisi-puisi Budhi Setyawan

Dalam Pelukan Revolusi

kita baca koran kemarin
yang sobek di halaman muka
ada berita demo mahasiswa bentrok
dengan aparat
tapi amat tanggung
kita pun berpelukan
kurasakan degup revolusi di dadamu
yang kenyal dan membuatku
nyaris hilang akal

masih ada target target
yang mesti kita susupi dengan opini karet
pancingan agar macan keluar kandang
dan kita menunggu benturan
yang meluap di lapangan
akan jadi bahan bagi kecup rencana
yang nanti tak boleh disebut tinggal kata kata

kita hanya punya sedikit waktu
di malam minggu
yang teramat merdu bagi sejoli gila
kita lupakan jam jam
kita remukkan barikade ruang
dengan pagutan memusar
karena perlawanan adalah napas
revolusi diviralkan begitu seksi
ihwal yang tak usai usai sebagai amsal
catatan lama yang menolak tua
terus saja disebut sepanjang usia

Bekasi, 19 Juli 2021

 

Mitos Metal Zone

tentang semua yang mendesak
seperti ingatan padamu
kemarin masih rajin bikin sesak
ke pusat sensor motorik
tak kuberi jalan pada jalur telepon
tetapi kutitipkan lewat metal zone

pada panggung yang gelisah
mengidam jingkrak kuda dan sorak
dunia bukan diisi orang orang tertidur
dan ketenangan yang dibuat buat
tetapi dipenuhi dengan igauan ugal ugalan
pada keriangan tak pernah lelap

maka serbuan lengking, jerit, sayatan
gaduh dan gemuruh akan membandang
ke telingamu yang tersumbat cemas
menggedor pintu kamar di keras kepalamu
dengan batu cadas yang menggempur menderu

dan kau tahu
echo dan delay akan memanjangkan jangkau
gegap yang merambat ke ragu tubuh
dan akan terus menghuni di ruas pembuluh
seperti nakal kota yang rusuh menggodamu
seperti penggoda yang mengekalkan adamu

Bekasi, 16 Juli 2021

 

Bukan Sebuah Film

pada masa pembatasan
nasib orang orang melata
terengah mengejar cuaca

wabah masih saja gemar singgah
pada karut kerumunan napas
wajah wajah telanjang

komentar komentar di media
bergerak cepat
seperti flashdance

kegembiraan tak lagi seperti unggas
yang bisa melayang bebas
tapi sementara dikandangkan
entah sampai kapan

sementara kesedihan terbang ke mana mana
hinggap ke banyak rumah
yang tampak kusam kuyu
dan pasrah

pikiran orang orang tumpah
pandangan pandangan menjelma asing
ternganga dan bertanya:
what a feeling?

Bekasi, 15 Juli 2021