Tanpa Batas

Prosa

Angin

Tak mungkin menyalahkan waktu dan keadaan. Semuanya tiba beruntun menggelegak di  hatiku, seperti beliung yang menggila. Hingga kini badai itu masih sama, berpusar di relung hatiku yang terombang-ambing oleh sebuah kepastian yang hingga kini masih kupertanyakan padamu. Entah seperti apa aku akan memulai semuanya. Bagiku ini masih baru, ngilu senantiasa menguntit kala aku hendak membuka …

Angin Read More »

Selem dan Semua Anjing Milikku

Sejak 10 tahun lalu, aku pelihara anjing-anjing ini. Sejak 10 tahun lalu, aku pungut anjing kudis, anjing malang, anjing liar, hingga anjing yang sengaja dibuang di jalan, di kuburan, hingga di selokan-selokan kumuh. Satu persatu dari mereka aku rawat hingga kudisnya sembuh, dan yang liar menjadi jinak. Aku rela berbagi tidur dengan mereka. Kubiarkan rumahku …

Selem dan Semua Anjing Milikku Read More »

Nekromansi

Abdul Aziz Muhtarom menyabetkan tiga batang lidi ke punggung telanjang muridnya yang lengas dihantam terik cuaca, dan dengan cepat rasa pedih menjalari tubuh si pesakitan; ia rasakan tiga gores luka telah mewujud ceruk yang purba, dan bulir keringat saling jejal dengan darah segar di kulitnya. Di hadapan delapan ekor kambing yang dicangcang di atas pancang, …

Nekromansi Read More »

Mahar Kawin

Beginilah kalau cinta sudah kepalang tanggung. Akhyar, lelaki yang harusnya berusia sekitar dua puluh, bersikap seolah-olah dia masih anak kecil dengan usia sepuluh. Sejak kemarin malam dia tidak makan. Semalaman pun dia tidak tidur, entah karena cintanya atau karena laparnya. Akhyar sedang melancarkan protes pada ibunya. Kemarin pagi dia utarakan maksudnya untuk mempersunting gadis idaman …

Mahar Kawin Read More »